PENGGUNAAN MASKER DAN CUCI TANGAN
SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 DI
KABUPATEN BANTULMiftahurrohmanPrimary AuthorBagus MahardikaPrimary AuthorRohmat Dwi YuniantaPrimary Authormixed materialbibliographyBantulLPPM IIQ An Nur Yogyakarta2021idIndonesiaAbstrak
Coronavirus Disease (COVID-19) adalah virus jenis baru yang belum pernah
diidentifikasi sebelumnya pada manusia. Manifestasi muncul dalam 2 sampai 14 hari setelah
paparan. Tanda dan gejala antara lain gangguan pernapasan akut seperti demam, batuk dan
sesak napas. Di Indonesia sampai dengan tanggal 12 April 2020 terdapat 4.241 terkonfirmasi
kasus positif Covid-19 dan 337 (8,8%) meninggal sedangkan di Kabupaten Bantul sampai
tanggal 11 april 2020 terdapat 2 kasus terkonfirmasi positif, 1 dinyatakan sembuh dan 1
meninggal dunia sedangkan perkembangan kasus covid-19 sampai saat ini terus meningkat.
Tujuan kegiatan pengabdian adalah Masyarakat dapat menerapkan perilaku hidup bersih
dan sehat dengan membiasakan melakukan cuci tangan dan menggunakan masker pada saat
batuk dan keluar rumah. Kegiatan pengabdian masyarakat dalam bentuk pemberian masker
kain, hand sanitaizer, poster dan stiker cuci tangan untuk pencegahan covid 19 di Kabupaten
Bantul diberikan secara langsung pada masyarakat ditempat – tempat umum seperti pasar,
serta diserahkan melalui kelurahan untuk dibagikan ke masyarakat. Kegiatan ini di laksanakan
pada tanggal 13
– 14 Mei 2020 yaitu di pasar kejambon, kelurahan sumur panggang, dan masyarakat di
lingkungan kampus. Diharapkan pemerintah Kabupaten Bantul lebih tegas lagi untuk
memberikan sanksi pada masyarakat yang melanggar aturan seperti tidak menggunakan
masker di tempat
– tempat umum seperti pasar, mall, berkendaraan.
Kata kunci : pencegahan covid-19, memakai masker,cuci tanganLaporanPerpustakaan IIQ An Nur Yogyakarta NPP 3402152F100000220212Lantai 1 - Koleksi UmumLPJ20212PENGGUNAAN MASKER DAN CUCI TANGAN SEBAGAI UPAYA PENCEGAHAN COVID-19 DI KABUPATEN BANTUL93202022-12-06 13:19:052022-12-06 13:19:58machine generated